Hari Kedua Penanggulangan Karhutla: Satu Lokasi Berhasil Dipadamkan Total,Dua Lainnya Masih Berjuang
BENGKALIS, RIAU – Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dipimpin Koramil 03/Mandau melanjutkan operasi pemadaman di tiga lokasi berbeda pada Selasa (26/8/2026).Satu titik di Desa Pangkalan Libut berhasil dipadamkan sepenuhnya, sementara dua lokasi lainnya masih memerlukan upaya lanjutan. Seluruh kebakaran terjadi di lahan berjenis hutan semak belukar di atas gambut tebal, dengan cuaca panas dan angin kencang yang berubah-ubah memperberat kondisi di lapangan.
LOKASI 1 — Desa Pangkalan Libut, Kec. Pinggir — BERHASIL DIPADAMKAN
Pendinginan Titik kebakaran berada pada koordinat 1°1'8,288"N 101°10'36,817"E dengan luas lahan terbakar ±1,5 hektare dan telah berhasil dipadamkan 100%, tidak ada titik api tersisa. Personel yang dikerahkan terdiri dari Koramil 8 orang, Polsek Pinggir 4 orang, MPA 4 orang, Manggala Agni 3 orang, serta BPBD 7 orang, menggunakan peralatan berupa 3 unit mini Strecker dan 15 gulung selang panjang. Kegiatan pemadaman dan pendinginan titik asap terkendala gambut tebal, jarak tempuh ±50 km dari Koramil, serta sumber air terbatas. Hingga akhir kegiatan, titik api dinyatakan hilang, dan personel melaksanakan pendinginan menyeluruh guna mencegah kebakaran kembali.
LOKASI 2 — Desa Buluh Apo, Kec. Pinggir — BERLANGSUNG
Pemadaman masih berlangsung di titik koordinat 1°09'3,473"N 101°12'7,787"E dengan luas lahan terbakar ±2 hektare, yang berhasil dipadamkan ±0,8 hektare dan tersisa ±1,2 hektare. Personel di lapangan meliputi TNI 7 orang, Polsek Pinggir 4 orang, MPA 4 orang, Manggala Agni 2 orang, serta BPBD 2 orang, menggunakan 2 unit mini Strecker dan 6 gulung selang panjang. Kegiatan pendinginan titik asap terkendala gambut tebal, jarak ±40 km, serta sumber air terbatas. Hingga akhir kegiatan, pendinginan titik asap masih terus dilakukan.
LOKASI 3 — Kelurahan Pematang Pudu, Kec. Mandau — BERLANGSUNG
Pemadaman masih berlangsung di titik koordinat 1°9'2,304"N 101°2'11,346"E dengan luas lahan terbakar ±15 hektare, yang baru berhasil dipadamkan ±1,5 hektare dan tersisa ±13,5 hektare. Tim gabungan terdiri dari Koramil 8 orang, Polsek Mandau 5 orang, MPA 2 orang, Manggala Agni 10 orang, BPBD 8 orang, serta unsur masyarakat 3 orang, menggunakan 2 unit mini Strecker, 1 unit Yamaha HP23, dan 12 gulung selang panjang. Kegiatan pemadaman titik api terkendala gambut tebal, arah angin tidak menentu, serta cuaca panas. Hingga akhir kegiatan, titik api masih ada dan operasi akan dilanjutkan.
Rangkuman Situasi
- Total lahan terbakar: ±18,5 hektare
- Berhasil dipadamkan: ±2,3 hektare
- Masih memerlukan penanganan: ±16,2 hektare
- Penyebab kebakaran serta status kepemilikan lahan di ketiga lokasi masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Tim gabungan akan kembali dikerahkan pada hari berikutnya untuk melanjutkan pendinginan dan pemadaman hingga tuntas dan benar-benar aman dari risiko kebakaran kembali. Koramil 03/Mandau mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat karakteristik tanah gambut yang sulit dipadamkan dan mudah menyala kembali. (Mil 03)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 03 Mandau