Hari Ke-7,TNI-Polri & Masyarakat Terus Lakukan Pendinginan Lahan Gambut Bekas Kebakaran Gemala Sari
Lahan masyarakat
KEPULAUAN MERANTI, RIAU - Memasuki hari ketujuh pasca kebakaran, sinergi TNI, Polri dan masyarakat Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, masih terus berlanjut. Kegiatan pendinginan pada bekas lahan terbakar terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam, Jumat (22/08/2026).
Kegiatan ini melibatkan personel Koramil 02/Tebing Tinggi, Polsek Rangsang, BPBD, Manggala Agni, serta masyarakat peduli api yang tergabung dalam Satgas Karhutla.
Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di perbatasan Desa Penyagun - Gemala Sari ini menghanguskan lahan gambut dengan vegetasi semak belukar. Karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara api di dalam tanah membuat proses pendinginan harus dilakukan ekstra dan berhari-hari.
"Hari ini sudah hari ke-7, kami bersama TNI, Polri dan masyarakat masih fokus pada pendinginan. Kami siram dan bongkar sisa-sisa tunggul dan gambut yang masih mengeluarkan asap. Ini penting untuk mencegah api kembali muncul," ujar salah satu petugas di lapangan.
Untuk pemadaman dan pendinginan, tim mengerahkan mesin ministrike, selang dan nozzle, serta memanfaatkan sumber air di sekitar kanal. Drone juga diterjunkan untuk memantau sisa hotspot yang masih terdeteksi low.
Kapolres Kepulauan Meranti sebelumnya menyebutkan untuk wilayah Gemala Sari masih ada titik hotspot namun dengan level rendah dan terus dalam pemantauan.
Hingga hari ini, status api di permukaan sudah padam, namun proses pendinginan akan terus dilanjutkan hingga dipastikan tidak ada lagi bara api di bawah permukaan gambut.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 02 TEBING TINGGI