HARI KE-8 KARHUTLA DI DESA GEMALA SARI, TNI-POLRI DAN WARGA TETAP SOLID LAKUKAN PENDINGINAN
Lahan masyarakat
KEPULAUAN MERANTI - Memasuki hari ke-8 pada Sabtu, 23 Agustus 2026, Personil Koramil 02/Tebing Tinggi bersama Polsek Rangsang dan Desa masyarakat Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, tetap terus melaksanakan pendinginan di lokasi bekas kebakaran lahan gambut. Proses pemanasan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi api yang tersisa di dalam lapisan gambut yang dapat memicu api kembali menyala. Pantauan di lapangan, tim gabungan bahu-membahu menyedot udara dari kanal terdekat menggunakan mesin pompa dan melakukan penyiraman secara manual di titik-titik yang masih mengeluarkan asap tipis. Medan yang becek dan akses yang sulit tidak menyurutkan semangat petugas dan warga. Danramil 02/Tebing Tinggi menyampaikan bahwa pendinginan merupakan tahap paling penting dalam penanganan karhutla di lahan gambut. “Sudah hari ke-8, kami masih di Desa Gemala Sari. Api pokok sudah padam, tapi pendinginan ini wajib tuntas. Kami bersama Polsek Rangsang dan masyarakat Gemala Sari komitmen sampai benar-benar dingin dan aman,” tegasnya. Sementara Kapolsek Rangsang menambahkan, selain mendinginkan, juga memberikan himbauan kepada warga Desa Gemala Sari untuk bersama-sama menjaga lahan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Kami sangat berterima kasih kepada warga Desa Gemala Sari yang sangat kompak membantu. Sinergi TNI, Polri dan masyarakat ini luar biasa. Kami akan tetap siaga di sini,” ujar Kapolsek. Hingga hari ini, kegiatan pendinginan masih terus berlanjut. Tim gabungan memastikan akan terus melakukan pemantauan di Desa Gemala Sari untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 02 TEBING TINGGI