HARI KE-9,TNI-POLRI & MASYARAKAT BAHU-MEMBAHU LAKUKAN PENDINGINAN BEKAS KARHUTLA DI DESA GEMALA SARI
Lahan masyarakat
HARI KE-9, TNI-POLRI DAN MASYARAKAT BAHU-MEMBAHU LAKUKAN PENDINGINAN BEKAS KARHUTLA DI DESA GEMALA SARI RANGSANG, KEPULAUAN MERANTI (24/08/2026) - Memasuki hari ke-sembilan, upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti terus dilakukan. Personel gabungan TNI dari Koramil 02/Tebing Tinggi Kodim 0303/Bengkalis, Polri dari Polsek Rangsang, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga setempat saling bahu-membahu melaksanakan pendinginan di lahan bekas terbakar, Minggu (24/08/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa di dalam lapisan gambut yang dapat memicu kembali kebakaran. Dengan menggunakan mesin pompa air, selang, serta peralatan manual, tim gabungan menyisir setiap sudut lahan yang masih mengeluarkan asap tipis. Tanah gambut yang terbakar dibalik dan disiram air secara berulang hingga benar-benar dingin dan basah. Babinsa Desa Gemala Sari, Pratu James T Gulo yang berada di lokasi mengatakan, proses pendinginan di lahan gambut memang membutuhkan kesabaran dan waktu yang lama. "Ini sudah hari ke-9 kami di lapangan. Bersama Polri dan masyarakat, kami terus lakukan penyiraman dan pembalikan tanah. Meskipun api di permukaan sudah padam, bara di bawah gambut masih ada. Maka harus kita pastikan semuanya benar-benar dingin," ujar James. Sinergitas TNI-Polri dan masyarakat ini mendapat apresiasi dari warga. Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai memberikan rasa aman dan semangat gotong-royong dalam menjaga lingkungan dari bahaya karhutla. Hingga sore hari, proses pendinginan masih terus berlangsung dan situasi di Desa Gemala Sari berangsur kondusif. Aparat gabungan akan tetap siaga dan melakukan patroli rutin untuk mencegah munculnya titik api baru.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 02 TEBING TINGGI