Peltu Nofiandi Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Karhutla 2 Hektar di Kelurahan Metro
Peltu Nofiandi Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendinginan karhutla bersama tim gabungan di wilayah Parit Cegat, Kelurahan Metro.
INDRAGIRI HILIR - Bencana kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Peltu Nofiandi Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendinginan karhutla bersama tim gabungan di wilayah Parit Cegat, Kelurahan Metro, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 4 September 2026 bertempat di Parit Cegat, Kelurahan Metro, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dengan titik koordinat 0,7601"S 103,2219"E.
Setibanya di lokasi, tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman. Kebakaran terjadi di lahan gambut berupa kebun kelapa tua yang sudah tidak dirawat dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare. Kondisi tanah gambut yang mudah terbakar ditambah cuaca panas dan arah angin yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Dalam kegiatan ini personel yang terlibat terdiri dari 1 orang TNI, 6 orang Polri, 2 orang dari AL, 2 orang Staf Lurah dan 10 orang masyarakat. Untuk mendukung pemadaman, tim menggunakan 2 unit mesin robin, 6 roll selang, 6 handprayer dan 10 bilah parang. Jarak dari Koramil menuju lokasi kurang lebih 10 KM.
"Alhamdulillah dengan kerja keras bersama, api berhasil dipadamkan dan saat ini sudah masuk tahap pendinginan. Luas lahan yang terbakar sekitar 2 hektare dan sudah 100 persen padam. Kita tidak boleh lengah, sekarang fokus kita adalah pendinginan titik-titik asap agar api tidak hidup kembali," ujar Peltu Nofiandi di lokasi.
Ia juga menyampaikan bahwa penyebab dan pemilik lahan masih dalam penyelidikan Polsek Reteh. Sementara itu tim di lapangan terus berupaya membuat pembatas untuk mencegah penjalaran api ke area lain.
Hambatan yang dihadapi di lapangan cukup berat karena karakteristik tanah gambut yang sulit dipadamkan serta cuaca panas. Namun berkat sinergitas TNI, Polri, AL, pemerintah kelurahan dan masyarakat, proses pemadaman dapat diselesaikan dengan cepat.
Saat ini progres di lapangan menunjukkan titik api sudah padam total 100 persen dan tim masih melanjutkan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Kegiatan pemadaman ini merupakan wujud nyata kepedulian dan gerak cepat TNI bersama instansi terkait dalam menanggulangi karhutla. Diharapkan dengan upaya ini wilayah Reteh dapat terhindar dari meluasnya kebakaran dan asap.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil