Serka Yadi Yanto Turun ke Pasanggerahan, Pantau Tapal Batas dan Sosialisasi Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh, Kodim 0314/Inhil, Serka Yadi Yanto melaksanakan kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla bersama warga masyarakat Desa Pasanggerahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri H
SUNGAI BATANG - Babinsa Koramil 07/Reteh, Kodim 0314/Inhil, Serka Yadi Yanto melaksanakan kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla bersama warga masyarakat Desa Pasanggerahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat 9 Oktober 2026 pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan patroli tapal batas menjadi salah satu tugas penting Babinsa dalam menjaga keamanan wilayah binaan. Melalui patroli, Serka Yadi Yanto memantau langsung kondisi batas wilayah desa serta memastikan tidak ada aktivitas yang dapat membahayakan lingkungan, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana komunikasi sosial dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Yadi Yanto juga memberikan sosialisasi tentang bahaya Karhutla kepada warga Desa Pasanggerahan. Ia mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat membuka lahan pertanian. Selain itu, ia juga mengajak warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi pada musim kemarau.
Warga Desa Pasanggerahan menyambut baik kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilakukan oleh Babinsa. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dianggap sebagai bentuk perhatian terhadap keamanan dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, warga mendapatkan pemahaman lebih tentang pentingnya menjaga lingkungan dari bahaya Karhutla.
Serka Yadi Yanto menyampaikan bahwa kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi Karhutla merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan. Ia berharap warga dapat bekerja sama dengan TNI untuk menjaga keamanan lingkungan.
"Patroli tapal batas dan sosialisasi Karhutla ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan. Kami mengajak warga untuk tidak membakar lahan dan selalu melaporkan jika melihat adanya titik api di sekitar desa. Kerja sama antara TNI dan masyarakat sangat penting untuk mencegah Karhutla," kata Serka Yadi Yanto.
Sementara itu, Danramil 07/Reteh menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pokok dalam membina wilayah binaan. Ia berharap Babinsa dapat terus menjalin komunikasi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
"Kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla oleh Babinsa sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan aktif dalam mencegah Karhutla, sehingga wilayah Sungai Batang tetap aman dari bahaya kebakaran," ujarnya.
Salah satu warga Desa Pasanggerahan turut menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa. Ia merasa senang karena Babinsa selalu hadir dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla.
"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu datang dan mengingatkan kami tentang bahaya Karhutla. Kami akan selalu menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan sembarangan," kata warga tersebut.
Selain melakukan patroli dan sosialisasi, Serka Yadi Yanto juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saling mengingatkan satu sama lain mengenai bahaya kebakaran. Ia menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga keamanan wilayah.
Kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi Karhutla bersama warga Desa Pasanggerahan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di Kecamatan Sungai Batang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil