Dandim 0302/Inhu Kuansing Soroti Percepatan Struktur Utama Jembatan Gantung di Kuansing
Dandim 0302/Inhu Kuansing Letkol Arh Bangun Bara K P, S.E,.M.IP meninjau sasaran jembatan gantung di Dua Desa
KUANTAN SINGINGI — Dandim 0302/Inhu Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.IP turun langsung meninjau pembangunan Jembatan Printis Garuda di dua desa di Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis. (6/5/2026) Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan jembatan gantung berjalan sesuai target dan memberi manfaat bagi masyarakat pedesaan.
Didampingi Kapten Arm Herdianto selaku Danramil 07/KH, Peltu Suparno, Pelda Edi Sastra, Praka Denis, perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat, Dandim menyusuri lokasi pembangunan yang berada di Desa Suka Raja dan Desa Bumi Mulya.
Di titik pertama, Desa Sukaraja, pembangunan jembatan gantung sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter saat ini telah mencapai progres sekitar 40 persen. Sementara di Desa Bumi Mulya, jembatan sepanjang 34 meter dengan lebar yang sama masih berada pada progres sekitar 30 persen.
Pantauan di lapangan, sejumlah pekerjaan utama masih terfokus pada pengerjaan struktur dasar, termasuk tiang pilon dan pemasangan sling yang menjadi komponen vital konstruksi jembatan gantung tersebut.
Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo menegaskan bahwa percepatan pekerjaan perlu dilakukan agar target penyelesaian tidak mengalami keterlambatan.
“Pembangunan ini harus terus dipacu, terutama pada pekerjaan struktur utama. Kita ingin jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga,” ujar Dandim di sela peninjauan.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat tetap menjaga kualitas pekerjaan meski proses pembangunan dipercepat.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Printis Garuda memiliki peran penting dalam membuka akses antarwilayah pedesaan yang selama ini cukup terbatas, khususnya saat musim hujan.
Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan tersebut karena diyakini akan mempermudah akses transportasi warga, termasuk untuk kegiatan pendidikan, pertanian dan distribusi hasil kebun.
Peninjauan berlangsung aman dan lancar hingga seluruh rombongan meninggalkan lokasi pembangunan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendam XIX/TT