Hujan Deras Picu Banjir Sekolah, Aktivitas Belajar SDN 13 Minas Barat Tertunda
Banjir setinggi 30 sentimeter merendam SD Negeri 13 Minas Barat di Jalan GS 5, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu (6/5/2026) pagi. Aparat gabungan bersama pihak sekolah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Minas sejak pukul 03.00 WIB menjadi pemicu utama banjir yang melumpuhkan aktivitas belajar di SD Negeri 13 Minas Barat. Air dari parit di sekitar sekolah meluap setelah tidak mampu menampung debit udara yang terus meningkat.
Sekitar pukul 08.30 WIB, udara mulai masuk ke halaman sekolah hingga mencapai ketinggian 30 sentimeter. Tak hanya menggenangi halaman, air juga merembes ke ruang kelas dan kantor sekolah, memaksa kegiatan belajar mengajar terhenti.
Babinsa Minas Barat, Koptu AKP Hutagalung, bersama Bhabinkamtibmas Aipda I. Ketaren langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan. Mereka didampingi Ketua RK 03 Marison Sihombing, para guru, serta siswa yang turut membantu proses penanganan awal.
“Kami segera melakukan pengecekan dan memastikan kondisi sekolah aman. Fokus utama kami adalah membersihkan ruang kantor dan kelas agar dapat segera digunakan kembali,” ujar Koptu Hutagalung di lokasi.
Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong. Lumpur dan sisa pengumpulan udara disapu keluar dari ruangan, sementara peralatan sekolah diamankan agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.
Menurut Aipda I. Ketaren, intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat menjadi faktor utama kejadian ini. “Udara saluran tidak mampu menampung debit yang meningkat drastis. Ini yang menyebabkan udara meluap dan masuk ke lingkungan sekolah,” jelasnya.
Meski sempat menghentikan aktivitas, situasi berhasil dikendalikan dalam waktu yang relatif cepat. Pada pukul 12.15 WIB, proses pengecekan dan pembersihan ruang kantor dinyatakan selesai. Kondisi sekolah pun kembali aman dan kondusif.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian lebih terhadap sistem drainase di sekitar lingkungan pendidikan guna mencegah kejadian serupa terulang. Sementara itu, aparat setempat mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS