Tantang Arus Sungai, Kodim 0313/KPR Gunakan Alat Berat untuk Gali Pondasi Dalam Air Jembatan Ramco
Tantang Arus Sungai, Kodim 0313/KPR Gunakan Alat Berat untuk Gali Pondasi Dalam Air Jembatan Ramco
KAMPAR KIRI HULU – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Tanjung Belit Selatan terus menunjukkan kemajuan teknis yang menantang, Satgas Kodim 0313/KPR melakukan akselerasi pengerjaan struktur bawah dengan fokus pada tipe pondasi di dasar sungai.Pada Jumat (08/05/2026)
Kegiatan hari ini melibatkan penggunaan mesin penggali khusus untuk menembus kedalaman air sungai guna memastikan tapak pondasi jembatan tertanam kokoh pada lapisan tanah yang stabil.
Pengerjaan yang dilakukan oleh tim teknis dan tukang ahli meliputi dua tahap krusial,?Penggalian Tapak Pondasi Dalam Air: Mengingat debit udara yang cukup dinamis, penggunaan mesin penggali menjadi solusi untuk memastikan kedalaman dan presisi lubang pondasi di bawah permukaan air sungai.
Pemasangan Mal Aramco: Setelah area pondasi siap, tim segera melakukan pemasangan mal atau begesting sebagai cetakan beton. Tahapan ini sangat penting sebelum dilakukan pemasangan struktur baja bergelombang (Aramco) yang akan menjadi inti dari jembatan ini.
Jembatan ini dirancang sebagai penghubung permanen antara Desa Tanjung Belit Selatan dan Desa Tanjung Mas. Dengan bentangan jembatan yang kuat, infrastruktur ini diharapkan mampu menahan terjangan banjir yang seringkali meluap hingga ketinggian 5-6 meter di wilayah tersebut
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menegaskan bahwa penggunaan alat pendukung pengerjaan di bawah air adalah bagian dari prosedur standar untuk menjamin kualitas bangunan. “Kita tidak main-main dengan pondasi. Penggalian dalam air ini harus dilakukan dengan teliti agar jembatan tetap berdiri kokoh meski arus sungai sedang kuat,” ungkap perwakilan satgas di lapangan.
Sebanyak 2.350 jiwa (633 KK) warga setempat menjadi penerima manfaat utama dari pembangunan ini. Kehadiran jembatan permanen ini nantinya akan mengakhiri kekhawatiran warga saat harus melintasi sungai di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENDIM 0313/KPR