Progres Jembatan Garuda Minas Barat Tembus 93 Persen, Segera Rampung
MINAS, SIAK – Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Batu Bosa, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Rabu (24/6/2026), progres fisik proyek yang dikerjakan di bawah pembinaan Kodim 0322/Siak telah mencapai 93,1 persen dan memasuki tahap akhir penyelesaian.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian besar pekerjaan utama telah rampung. Jembatan yang menghubungkan RT 01 dan RT 02 tersebut kini tinggal menyelesaikan beberapa pekerjaan akhir, terutama pengecatan dan penyempurnaan lantai jembatan.
Jembatan dengan bentangan sepanjang 12 meter yang melintasi sungai selebar delapan meter itu dibangun untuk mempermudah mobilitas sekitar 300 jiwa atau 150 kepala keluarga yang selama ini bergantung pada akses penghubung antarpemukiman di kawasan tersebut.
Sejumlah pekerjaan konstruksi telah mencapai penyelesaian 100 persen, mulai dari pembersihan lokasi, pemasangan bowplank, mobilisasi material, pembangunan abutmen, pemasangan girder, diafragma, buk sandaran, hingga besi pembatas. Sementara itu, pekerjaan lantai jembatan telah mencapai 95 persen dan pengecatan dinding serta tiang berada pada angka 70 persen.
Pengerjaan proyek melibatkan 18 orang yang terdiri dari empat personel TNI, enam pekerja konstruksi, dan delapan warga setempat. Kolaborasi tersebut mempercepat proses pembangunan meski dihadapkan sejumlah tantangan teknis di lapangan.
Petugas proyek menyebutkan kendala utama yang masih dihadapi adalah keterbatasan jaringan internet di lokasi, jarak tempuh sekitar 45 kilometer dari Koramil menuju area pembangunan, serta distribusi material yang sangat bergantung pada kondisi cuaca.
“Pekerjaan terus berjalan sesuai target. Beberapa item pekerjaan sudah selesai seluruhnya dan saat ini fokus pada tahap penyempurnaan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar petugas di lokasi.
Cuaca cerah sejak pagi hingga sore hari turut mendukung percepatan pekerjaan. Kondisi tersebut memungkinkan seluruh aktivitas konstruksi berjalan tanpa hambatan berarti.
Jembatan Garuda dibangun menggunakan dukungan anggaran yang bersumber dari Mabesad dengan nilai proyek mencapai Rp233,259 juta. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi warga, serta memperpendek waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hingga akhir kegiatan pada Rabu sore, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol yang mengganggu jalannya pekerjaan. Dengan progres yang telah menembus lebih dari 93 persen, jembatan tersebut diperkirakan segera memasuki tahap penyelesaian akhir sebelum digunakan masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS