Pembinaan Teritorial Melalui Edukasi Digital, Babinsa Cegah Pengaruh Negatif Game Online di Wilayah
Pembinaan Teritorial Melalui Edukasi Digital, Babinsa Cegah Pengaruh Negatif Game Online di Wilayah Binaan
Pembinaan Teritorial Melalui Edukasi Digital, Babinsa Cegah Pengaruh Negatif Game Online di Wilayah Binaan
Dalam rangka memperkuat pembinaan teritorial sekaligus menjaga kualitas generasi muda sebagai aset bangsa, Babinsa Desa Tajur Biru, Koramil 06/Senayang, Kodim 0315/Tanjungpinang, Serma Rocky bersama Ketua RT 002, Saudara Jamil, melaksanakan kegiatan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya kecanduan game online di kalangan anak-anak dan remaja usia sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Temiang, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Minggu (02/08)2206). sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap perkembangan sosial masyarakat di wilayah binaan.
Dalam penyampaiannya, Babinsa mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam oleh anak-anak, khususnya permainan daring seperti Mobile Legends, Free Fire, dan game sejenis yang kerap dimainkan dalam waktu berjam-jam. Kondisi tersebut dinilai dapat menyebabkan anak mengabaikan kewajiban belajar, kurang menghormati nasihat orang tua, mengabaikan tanggung jawab di rumah maupun lingkungan, serta berpotensi menurunkan prestasi akademik, mengganggu kesehatan fisik dan mental, hingga memengaruhi perkembangan karakter dan perilaku sosial mereka.
Serma Rocky menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan wilayah. Menurutnya, ancaman terhadap bangsa tidak hanya berasal dari aspek fisik, tetapi juga dari berbagai pengaruh negatif yang dapat melemahkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. "Generasi muda merupakan calon pemimpin bangsa. Oleh karena itu, mereka harus dibina agar memiliki disiplin, semangat belajar, akhlak yang baik, serta rasa cinta tanah air. Pengawasan orang tua dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mencegah dampak negatif kecanduan game online," tegasnya.
Ketua RT 002, Saudara Jamil, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang terus hadir memberikan pembinaan kepada masyarakat. Menurutnya, fenomena kecanduan game online memang mulai dirasakan di lingkungan desa dan membutuhkan perhatian bersama. "Kami sangat mendukung langkah Babinsa dalam memberikan edukasi kepada warga. Semoga melalui sinergi antara aparat teritorial, pengurus RT, tokoh masyarakat, dan para orang tua, anak-anak dapat kembali fokus belajar, lebih disiplin, serta tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 06/Senayang berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, pengurus RT, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi ketahanan nasional. Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta memiliki semangat bela negara, nasionalisme, dan kepedulian sosial demi mewujudkan Indonesia yang maju dan tangguh.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/TPI