Buka Keterisolasian Wilayah, Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI di Desa Pantai Cermin Dikebut
Pantai Cermin, Tapung
Tapung, – Mobilitas warga di perbatasan wilayah Desa Pantai Cermin akan semakin lancar seiring direalisasikannya pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI.Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dipilih menjadi salah satu titik pelokasian infrastruktur penyeberangan ini dalam skema Program Jembatan Garuda gelombang 6 untuk wilayah Daerah Tapung Raya yang saat ini memasuki tahap perapihan dan tak lama lagi akan diresmikan dan dapat digunakan untuk membantu memudahkan masyarakat Pantai Desa Cermin dan sekitarnya.
Jembatan yang dirancang dan diproyeksikan menjadi jalur urat nadi baru. Keberadaannya diyakini mampu memangkas waktu tempuh antarkawasan, melancarkan sirkulasi transportasi publik, serta memicu percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah.
Babinsa Pantai Cermin, Sertu Rustam Nasution, mengungkapkan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda. Agenda tersebut merupakan program strategi nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sama dengan TNI Angkatan Darat melalui metode karya bakti untuk membangun jembatan di berbagai daerah.
“Program tersebut bertujuan membuka keterisolasian wilayah, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Sertu Rustam saat ditemui di sela-sela pemantauan proyek fisik di lapangan, pada sabtu (05/9/2026).
Babinsa menambahkan, pengerjaan konstruksi jembatan ini sudah mulai digulirkan sejak beberapa pekan lalu dengan target waktu pengerjaan durasi penyelesaian akhir di lapangan akan tetap menyesuaikan dengan dinamika teknis, termasuk kelancaran pasokan material serta tingkat kerumitan geografis bentangan sungai yang menghubungkan kedua wilayah.
Dampak positif dari pembangunan jembatan perintis ini pun langsung diterima dengan baik oleh otoritas kewilayahan setempat.
Senada dengan itu Danramil 16/Tapung Kapten Inf Dedi,A.Md di tempat terpisah menyebutkan bahwa jembatan ini akan mempermudah aksesibilitas anak-anak sekolah yang selama ini harus menempuh rute memutar yang cukup jauh.
“Selain itu, warga juga akan lebih cepat menuju Desa Sari Galuh jarak tempuh menjadi jauh lebih singkat. Akses menuju Sekolah SD juga akan menjadi lebih mudah dan lebih aman bagi para siswa,” kata Salimin menjelaskan kegunaan jalur tersebut.
Lebih dari sekedar jalur transportasi umum dan pendidikan, keberadaan konstruksi kokoh ini pasti akan memotong mata rantai angkutan logistik sektor agraria. Kemudahan akses dinilai menjadi kunci utama agar hasil bumi milik petani lokal dapat menyerap pasar perkotaan secara cepat dan efisien.
“Dengan transportasi yang lebih lancar, biaya angkutan diharapkan berkurang sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian warga Pantai Cermin dan sekitarnya,” tutup Danramil
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 16/Tapung