Kampung Bahari Nusantara Pulau Penyengat Warna-Warni, TNI AL Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kampung Bahari Nusantara Pulau Penyengat Warna-Warni, TNI AL Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kampung Bahari Nusantara Pulau Penyengat Warna-Warni, TNI AL Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Tanjungpinang – Dalam rangka memperingati HUT Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Kampung Bahari Nusantara Pulau Penyengat Warna-Warni serta Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat Pulau Penyengat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Pemerintahan dan Hukum Provinsi Kepri Drs. Sardison, M.TP., mewakili Gubernur Kepri; Aster Kaskogabwilhan I Laksma TNI Teguh Gunawan, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., mewakili Pangkogabwilhan I; Kadister Koarmada I Letkol Mar Ahmad Yulianto mewakili Pangkoarmada I; Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla.; serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Kegiatan diawali dengan Tari Persembahan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sholawat, doa, serta sambutan dari Gubernur Kepri yang disampaikan oleh Staf Ahli Pemerintahan dan Hukum.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepri menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan di Pulau Penyengat memiliki makna penting karena pulau tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, termasuk kaitannya dengan perkembangan Bahasa Indonesia dan semangat nasionalisme.
Pemprov Kepri bersama TNI AL memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya menjaga dan mengangkat nilai sejarah Pulau Penyengat. Ke depan, Monumen Bahasa yang berada di Pulau Penyengat juga direncanakan menjadi salah satu penanda sejarah penting mengenai Bahasa Indonesia.
Sementara itu, Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial merupakan wujud nyata kepedulian serta pengabdian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat, khususnya masyarakat Pulau Penyengat.
Menurutnya, TNI AL tidak dapat berdiri sendiri dalam membangun kekuatan maritim Indonesia. Sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat kemitraan dan membangun kedekatan antara TNI AL dengan masyarakat pesisir.
“Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi Provinsi Kepulauan Riau maupun Indonesia. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin terus memperkuat semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan wilayah pesisir,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan kepada masyarakat, peninjauan lokasi bakti sosial dan bakti kesehatan, serta pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Penyengat Serda Andro Yasser Hasibuan turut melaksanakan pemantauan dan membantu menjaga kelancaran kegiatan bersama unsur terkait.
Kegiatan Kampung Bahari Nusantara Pulau Penyengat Warna-Warni, Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka HUT Bakti TNI AL Tahun 2026 selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar, serta diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pulau Penyengat.Saya juga bisa buatkan versi berita lebih singkat untuk dikirim ke grup WhatsApp/atasan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PendamXIX/TT