Upaya Meminimalisir Dampak Kerugian Masyarakat,Karhutla Wilayah Tapung Dapat Dipadamkan Dengan Cepat
Kota Garo
Upaya Meminimalisir Dampak Kerugian Masyarakat, Titik Demi Titik Karhutla Yang Melanda Wilayah Tapung Dapat Dipadamkan Dengan Cepat
Tapung Hilir,- Kebakaran melanda Area Lahan Konservasi milik PT Sekar Bumi Alam Lestari yang berada di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Respons cepat Babinsa, Bhabinkamtibmas, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) MPA, dan masyarakat berhasil memadamkan dan mencegah kobaran api meluas ke area semak belukar dan perkebunan di sekitarnya.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.45 WIB. Seorang warga bernama Rahman yang berada di sekitar lokasi pertama kali melihat kobaran api di area tanaman tebu tersebut.
Danposramil Tapung Hilir Koramil/16 Tapung, Peltu Heri Asmara dan Babinsa Serka Dedi Isriadi, bersama Bhabinkamtibmas, petugas Damkar Masyarakat Peduli Api, serta masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mengendalikan kobaran api yang membakar semak belukar. Penanganan cepat dilakukan agar api tidak merambat dan membakar lahan semak belukar dan perkebunan yang lebih luas.
Berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB. Luas area konservasi yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 800 meter persegi.
Aparat kewilayahan tak henti hentinya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika beraktivitas di sekitar lahan baik area Koservasi,Das maupun pertanian dan perkebunan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di dekat lahan kering yang acapkali menjadi penyebab terjadinya karhutla. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani dan tidak meluas,”
Masyarakat diharapkan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lahan. Kewaspadaan dinilai penting, khususnya saat kondisi kemarau panjang lahan dan rerumputan mudah terbakar.
Penanganan kebakaran tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, petugas Damkar, dan masyarakat dalam menghadapi kejadian darurat di wilayah.
Respons cepat sejak api pertama kali diketahui membuat kobaran berhasil dikendalikan sebelum meluas. Upaya bersama tersebut menjadi bagian dari langkah menjaga keamanan lingkungan sekaligus meminimalkan dampak kebakaran di wilayah Tapung Hilir yang perlu kita jaga bersama.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 16/Tapung