Kodim 0320/Dumai Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 0,25 Hektare
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Bagan Keladi, Serda Priyo Sudarmo, dengan melibatkan 5 personel TNI, 1 personel Polri, 1 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta 3 orang masyarakat. Tim menggunakan 3 unit mesin Robin milik warga u
DUMAI — Kodim 0320/Dumai bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Bagan Keladi, Kota Dumai, Riau, Sabtu (19/9/2026). Kebakaran melanda sekitar 0,25 hektare lahan gambut sebelum api berhasil dikendalikan hingga tidak menyisakan titik api maupun asap.
Pemadaman dipimpin Babinsa Kelurahan Bagan Keladi, Serda Priyo Sudarmo, dengan melibatkan lima personel TNI, satu personel Polri, satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tiga warga.
Tim menggunakan tiga unit mesin Robin milik masyarakat untuk menyuplai air selama proses pemadaman dan pendinginan. Peralatan tersebut digunakan untuk menjangkau area lahan bekas terbakar yang memiliki karakteristik tanah gambut.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan bekas milik Hj. Basrin, 85 tahun. Setelah tim melakukan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh, area terdampak sekitar 0,25 hektare dinyatakan berhasil dikendalikan.
Tidak berhenti setelah api padam, Babinsa bersama tim gabungan melanjutkan pemantauan terhadap area bekas terbakar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu munculnya titik api, terutama karena lahan gambut berpotensi menyimpan panas di bawah permukaan.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lokasi terkendali. Hingga operasi dihentikan, titik api dan titik asap nihil. Tim juga tidak menemukan kendala berarti selama proses pemadaman dan pendinginan.
Kodim 0320/Dumai mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut.
Masyarakat diminta segera melaporkan keberadaan api maupun asap kepada aparat atau pihak terkait. Kecepatan laporan dan penanganan menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang dan meluas ke kawasan lain.
Penanganan di Bagan Keladi menunjukkan pentingnya kolaborasi TNI, Polri, MPA dan masyarakat dalam merespons Karhutla sejak dini.
Editor :Tim Sigapnews