Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Rantau Panjang Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pekanbaru – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dilaksanakan Babinsa Kelurahan Rantau Panjang, Sertu Wahyu Suseno, bersama warga di Jalan Parang, RT 03/RW 01, Kecamatan Rumbai Barat, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla sekaligus memperkuat kepedulian warga dalam menjaga lingkungan. Melalui dialog langsung, Babinsa mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Dalam pertemuan itu, Sertu Wahyu Suseno menekankan bahwa kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar harus dihindari. Selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, tindakan tersebut juga dapat mengancam keselamatan warga dan merusak lingkungan sekitar.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda awal kebakaran. Apabila menemukan asap atau titik api, warga diharapkan segera melaporkannya kepada Babinsa maupun pihak terkait agar dapat dilakukan koordinasi dan penanganan secepatnya.
“Kesadaran masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan karhutla. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak membakar lahan, menjaga lingkungan, dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran,” ujar Sertu Wahyu.
Menurutnya, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila didukung partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara Babinsa dan warga perlu terus dipelihara agar informasi mengenai kondisi wilayah dapat diterima dengan cepat.
Selain menyampaikan imbauan, kegiatan komsos tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan silaturahmi serta mendorong warga agar tidak ragu berkoordinasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan karhutla.
Sementara itu, Danramil 08/Rumbai Barat, Kapten Inf Simon Petrus Ginting, menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk memantau kondisi wilayah, tetapi juga membangun kesadaran dan menggerakkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan sejak dini serta mampu menjadi bagian dari upaya deteksi awal terhadap potensi kebakaran di wilayah masing-masing.
Melalui patroli dan komunikasi sosial yang berkelanjutan, Koramil 08/Rumbai Barat terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan sehingga ancaman karhutla di wilayah Rantau Panjang dapat diminimalkan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat