Gerak Cepat Babinsa 07/Reteh Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Kelurahan Metro
Peltu Nofiandi bersama tim gabungan bergerak cepat melaksanakan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Parit Cegat, Kelurahan Metro, Kecamatan Reteh.
INDRAGIRI HILIR - Cuaca panas dan kondisi lahan gambut yang rawan terbakar kembali memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Merespons hal tersebut, Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil Peltu Nofiandi bersama tim gabungan bergerak cepat melaksanakan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Parit Cegat, Kelurahan Metro, Kecamatan Reteh.
Kegiatan pemadaman dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 5 September 2026. Lokasi kebakaran berada di Parit Cegat, Kelurahan Metro, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan titik koordinat 0,7601"S 103,2219"E. Jarak dari Koramil 07/Reteh menuju lokasi kurang lebih 10 KM.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 2 Ha. Jenis lahan berupa tanah gambut dengan kebun kelapa tua yang sudah tidak dirawat. Penyebab dan sumber api masih dalam penyelidikan Polsek Reteh. Lahan tersebut diketahui milik Amat umur 53 tahun, Imron umur 45 tahun dan Saidek umur 56 tahun.
Dalam kegiatan ini sebanyak 29 personel gabungan diterjunkan. Terdiri dari 1 orang TNI, 6 orang Polri, 1 orang AL, 1 orang Staf Kelurahan dan 20 orang masyarakat. Untuk peralatan yang digunakan diantaranya 2 unit mesin robin, 8 roll selang, 4 handprayer, 5 cangkul dan 8 parang.
Peltu Nofiandi mengatakan tim mengalami sejumlah kendala saat pemadaman. Karakter tanah gambut yang sulit dipadamkan, cuaca panas serta arah angin yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri. "Kami bersama Polri, AL dan masyarakat langsung membuat sekat bakar dan melakukan pendinginan di titik-titik api. Alhamdulillah dengan kerja sama yang baik, api berhasil dipadamkan 100% dan saat ini kita fokus pada pendinginan titik asap agar tidak muncul kembali," ujarnya.
Hingga saat ini progres di lapangan menunjukkan seluruh titik api telah padam total 100% dan tim masih terus melakukan pendinginan. Langkah pembatas juga telah dibuat untuk mencegah meluasnya api ke lahan sekitar.
Peltu Nofiandi mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. "Mari kita jaga lingkungan bersama. Jika melihat asap atau api segera laporkan ke Babinsa atau pihak berwajib agar bisa segera ditangani," tutupnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh semangat gotong royong.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil