Koramil 04 Kubu Padamkan Karhutla, 1,7 Hektare Terselamatkan Lanjutkan Pendinginan.
ROKAN HILIR – Personel Koramil 04/Kubu bersama aparat kepolisian, masyarakat, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) berjibaku menyetujui kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kepenghuluan Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (6/6/2026).1,7 hektare lahan yang akan dipadamkan dari total luas terdampak yang mencapai dua hektare.
Tim gabungan memastikan masih menjaga suhu di lokasi kebakaran agar api tidak kembali muncul di tengah cuaca panas yang melanda wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan setelah sebagian besar titik api berhasil dikendalikan.
Karhutla terjadi di lahan gambut yang telah ditanami kelapa sawit dan kebun singkong. Lokasi kebakaran berada sekitar 10 kilometer dari Markas Koramil 04/Kubu. Berdasarkan pendataan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektar. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,7 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara sekitar 0,3 hektare masih menyisakan titik-titik asap yang terus diawasi petugas.
Sebanyak 15 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pemadaman dan pendinginan. Mereka terdiri dari tiga personel TNI, empat personel Polri yang dipimpin Kapolsek Kubu, enam warga masyarakat, serta dua anggota MPA.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan dua unit mesin mini striker, dua nozel, dua selang hisap, dan 15 selang buang. Peralatan tersebut dimanfaatkan untuk menjangkau titik-titik asap yang masih tersisa di area kebakaran.
Pemilik lahan yang diketahui terbakar bernama Sari Barus Tarigan (55), warga Simpang Pelita. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak Polsek Kubu.
Di lapangan, petugas menghadapi sejumlah kendala. Cuaca yang sangat panas disertai angin kencang membuat bara api berpotensi kembali menyala. Selain itu, sumber air yang letaknya cukup jauh dari lokasi kebakaran menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Meski demikian, tim gabungan tetap bertahan di lokasi untuk memastikan seluruh titik secepatnya benar-benar padam. Langkah pembakaran terus dilakukan guna mencegah kebakaran meluas kembali dan mengantisipasi munculnya titik api baru di kawasan lahan gambut tersebut.
Editor :Tim Sigapnews