Menatap Tahap Krusial, Prajurit Kodim 0302/Inhu Bersama Warga Bersihkan Area Angkur Tepi Dekat dan J
Kebut Jembatan Garuda III, Kodim Inhu Bersihkan Pondasi Tepi Sungai Sanglap
Prajurit Kodim 0302/Indragiri Hulu (Inhu) bersama warga membersihkan area sekitar blok pondasi tepi dekat dan tepi jauh proyek pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III di Desa Sanglap, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Minggu (28/6/2026). Langkah ini menjadi persiapan akhir sebelum dimulainya proses penarikan tali seling baja penopang utama jembatan.
INHU — Semangat gotong royong membelah keterisolasian desa kembali membara di tepian sungai Batang Cenaku. Sejumlah prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0302/Inhu tampak berpeluh keringat di bawah terik matahari, bahu-membahu bersama warga membersihkan sisa-sisa tanah dan material konstruksi di sekeliling struktur beton masif.
?Pembersihan menyeluruh ini terfokus pada area krusial di dua sisi tepi sungai, baik sisi dekat maupun sisi jauh. Dua blok angkur beton penahan beban utama yang telah berdiri kokoh kini dibersihkan dari sisa papan cetakan dan tumpukan tanah agar siap dipasangi kawat seling baja berkapasitas tinggi.
?Komandan Lapangan Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu melalui personel di lapangan mengonfirmasi bahwa seluruh struktur beton penopang utama telah mencapai tingkat kematangan yang optimal. Oleh karena itu, sterilisasi area sekitar pondasi menjadi hal wajib sebelum melangkah ke tahap konstruksi berikutnya.
?"Hari ini fokus utama kami adalah pembersihan total di sekitar pondasi tepi dekat dan jauh. Kami memastikan area baut dan dudukan angkur benar-benar bersih dan siap menerima beban tarik sambil menunggu tukang untuk pemasangan kabel seling utama," ujar salah seorang personel Satgas Jembatan di lokasi pengerjaan, Minggu (28/6).
?Jembatan Gantung Garuda Tahap III ini ditargetkan menjadi urat nadi baru transportasi darat bagi sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sanglap yang mayoritas berprofesi sebagai petani sawit dan karet. Selama ini, minimnya akses penyeberangan yang aman memaksa warga bertaruh nyawa menggunakan rakit atau memutar jalur hingga puluhan kilometer hanya untuk mengangkut hasil panen ke pasar.
?Dengan menyelesaikannya pembersihan pondasi, percepatan proyek kemanunggalan TNI dengan rakyat ini dipastikan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. Jika material tali seling utama tiba dalam waktu dekat, proses perakitan lantai jembatan dan pagar pengaman dapat langsung digesa sebelum cuaca ekstrem atau banjir luapan sungai menghambat mobilisasi material di kawasan pedalaman Indragiri Hulu tersebut.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENDIM 0302/INHU