Tanam Mangrove Serentak, Kasdim 0303/Bengkalis: Menjaga Alam Adalah Bagian dari Pengabdian TNI
BENGKALIS – Memperingati HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, jajaran TNI secara serentak melaksanakan penanaman mangrove di berbagai wilayah Indonesia. Di Kabupaten Bengkalis, kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan penanaman mangrove ini dihadiri Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Inf Suratno, Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, perwakilan Satpol PP Kabupaten Bengkalis, perwakilan Polsek Bantan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis Marngatin, SKM, M.K.M., Sekretaris Kecamatan Bantan M. Yogi Arief Kurniawan, S.STP., Kepala Desa Deluk Azman, personel Kodim 0303/Bengkalis, personel Koramil 01/Bengkalis serta masyarakat dan undangan.

Dalam sambutannya, Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Inf Suratno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama Komandan Kodim 0303/Bengkalis, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan serta semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Mayor Inf Suratno.

Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat.
“Penanaman mangrove hari ini merupakan bagian dari gerakan penanaman mangrove yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran TNI dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI Tahun 2026,” jelasnya.

Ia menegaskan, mangrove memiliki peranan penting bagi kawasan pesisir. Selain menjadi benteng alami untuk membantu menahan abrasi, keberadaan mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota, menjaga kualitas lingkungan pesisir serta membantu mempertahankan keseimbangan ekosistem.
Karena itu, Mayor Inf Suratno mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja. Bibit mangrove yang telah ditanam harus dirawat dan dipelihara agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Pohon mangrove yang kita tanam hari ini harus kita rawat dan pelihara bersama, sehingga dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” tegasnya.

Ia berharap, bibit-bibit mangrove tersebut kelak tumbuh menjadi kawasan hijau yang kokoh, sekaligus menjadi pelindung alami wilayah pesisir Desa Deluk dari ancaman abrasi.
Lebih dari itu, penanaman mangrove diharapkan dapat menjadi warisan lingkungan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen bangsa memiliki peran yang sama dalam menjaga kelestarian alam,” kata Kasdim.

Mayor Inf Suratno juga menekankan bahwa pengabdian TNI kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum HUT Ke-81 TNI ini sebagai pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya dilakukan dengan menjaga keamanan, tetapi juga dengan menjaga alam dan lingkungan tempat masyarakat hidup,” pungkasnya.
Kegiatan penanaman mangrove tersebut ditutup dengan penanaman secara bersama-sama oleh unsur TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, semangat memperingati HUT Ke-81 TNI diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga meninggalkan jejak nyata bagi lingkungan—menanam hari ini, menjaga untuk hari esok, dan mewariskan pesisir yang lebih lestari bagi generasi mendatang.
Editor :Tim Sigapnews