Babinsa Penyengat Imbau Warga Tidak Membakar Sampah sembarangan cegah kebakaran dan jaga kualitasuda
Babinsa Penyengat Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan, Cegah Kebakaran dan Jaga Kualitas Udara
Babinsa Penyengat Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan, Cegah Kebakaran dan Jaga Kualitas Udara
Tanjungpinang – Babinsa Kelurahan Penyengat, Serda Andro Yasser Hasibuan, memberikan himbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Warung Bang Jul, Jalan Pelabuhan RT 02 RW 03, Kelurahan Penyengat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah rumah tangga, daun kering maupun material lainnya yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Himbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan, mengingat kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sedang marak.
Serda Andro juga mengingatkan bahwa asap akibat pembakaran sampah dapat memperburuk kualitas udara serta mengganggu kesehatan masyarakat. Warga diminta lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan api, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.
Selain itu, warga dihimbau untuk membuang dan mengelola sampah pada tempat yang telah ditentukan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di sembarang tempat. Babinsa juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan dari potensi bahaya kebakaran.
“Apabila masyarakat menemukan titik api atau melihat adanya aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, agar segera melaporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun pihak terkait,” ujar Babinsa dalam himbauannya.
Kegiatan pemberian himbauan berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Warga menerima serta memahami himbauan yang disampaikan dan diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah kebakaran, menjaga kebersihan lingkungan serta membantu menjaga kualitas udara di wilayah Kelurahan Penyengat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PendamXIX/TT