Perkuat Penanganan Karhutla, Tim Mabes TNI Bangun Sinergi dengan Kejaksaan di Meranti
SELATPANJANG — Pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membutuhkan kesiapan bersama serta koordinasi lintas sektor. Untuk memperkuat langkah tersebut, Tim Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Mabes TNI melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan jajaran Kejaksaan Negeri Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Selatpanjang, Jalan Amelia Nomor 1, Selatpanjang, dipimpin Laksma TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S., bersama Walikota Ckm Subekan dan Walikota Ckm Suryadi, SKM
Kehadiran Tim Mabes TNI diterima Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Selatpanjang Muhammad Ulin Nuha, SH, yang mewakili Kajari Selatpanjang Ricky Makado, SH, MH, bersama jajaran staf Kejaksaan.
Dari Kodim 0303/Bengkalis, Tim Mabes TNI didampingi personel pendamping yang dipimpin Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri Hardin Nasution, S.Sos.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tim Penyuluhan Mabes TNI di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Dalam silaturahmi tersebut, Tim Mabes TNI bersama jajaran Kejaksaan membahas pentingnya membangun kesamaan langkah dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
Laksma TNI dr. Imam Hidayat menekankan bahwa menghadapi Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan tindakan ketika api sudah muncul. Kesiapan, pencegahan, deteksi dini dan koordinasi menjadi bagian penting yang harus berjalan sejak awal.
Menurutnya, setiap unsur memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi. Karena itu, komunikasi antara TNI, aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan unsur terkait perlu terus diperkuat.
“Karhutla tidak mengenal batas sektor. Ketika terjadi kebakaran, dampaknya dirasakan bersama. Karena itu, pencegahannya juga harus dilakukan bersama, dengan koordinasi yang kuat dan kesiapan setiap unsur,” ujar Laksma TNI dr. Imam Hidayat.
Ia menambahkan, keberadaan Tim Mabes TNI di wilayah merupakan bagian dari penguatan koordinasi dan penyuluhan agar seluruh unsur memiliki pemahaman yang sama mengenai langkah pencegahan maupun penanggulangan Karhutla.
Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Silaturahmi dengan Kejaksaan juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dari sisi penegakan hukum terhadap persoalan Karhutla.
Tim Mabes TNI dan jajaran Kejaksaan membangun komunikasi mengenai pentingnya penanganan Karhutla secara terpadu, mulai dari pencegahan hingga penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.
Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Selatpanjang Muhammad Ulin Nuha, S.H., menyambut baik kedatangan Tim Mabes TNI dan menyatakan bahwa koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan Karhutla di wilayah Kepulauan Meranti.
Silaturahmi tersebut sekaligus memperkuat jejaring koordinasi antara unsur pertahanan, pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
Kesiapan Harus Dibangun Sebelum Api Muncul
Tim Mabes TNI menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi salah satu kunci dalam menghadapi Karhutla. Kondisi geografis dan karakteristik lahan di wilayah Kepulauan Meranti membutuhkan perhatian dan kewaspadaan secara berkelanjutan.
Karena itu, sinergi tidak hanya diperlukan saat terjadi kebakaran, tetapi juga sejak tahap pencegahan melalui komunikasi dengan masyarakat, pemantauan wilayah, deteksi dini, kesiapan personel dan perlengkapan, serta koordinasi cepat apabila ditemukan potensi kebakaran.
Melalui rangkaian penyuluhan dan silaturahmi tersebut, Tim Mabes TNI terus mendorong seluruh elemen di daerah agar tidak bekerja sendiri-sendiri dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Satu informasi, satu koordinasi dan satu langkah cepat menjadi bagian penting untuk mencegah api berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasubag Pembinaan Jenti Siburian, SH, MH, Kasi Intelijen Andi Sahputra Sinaga, SH, MH, dan Kasi Tindak Pidana Umum Aldo Taufiq Pratama, SH, MH
Kehadiran Tim Penyuluhan Mabes TNI di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan semakin memperkuat sinergitas seluruh elemen, sehingga pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi, cepat dan terpadu demi melindungi masyarakat serta lingkungan.
Editor :Tim Sigapnews