Koptu J Manurung dan Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Karhutla di Tanjung Simpang
**INDRAGIRI HILIR** — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Minggu (6/9/2026). Tim gabungan mengerahkan 48 personel untuk mendinginkan dan mendinginkan lahan terbakar seluas sekitar 8 hektar di Kanal 6 Panglor, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.
Kobaran api masih menyisakan titik asap yang terus melebar ketika tim gabungan melakukan pendinginan di lokasi. Kondisi lahan gambut yang kering dan tebal membuat proses pemadaman berlangsung sulit.
Babinsa Koramil 10/Pelangiran Koptu J Manurung, juga berada di lokasi untuk menangani kebakaran. Tim gabungan melibatkan satu personel TNI, enam polisi, unsur pemerintah desa, 15 petugas pemadam kebakaran PT THIP, enam personel PT GIN, serta 20 warga.
Petugas menggunakan satu mesin Robin, dua mesin mini striker, tiga nozzle, dan 23 gulung selang untuk menjangkau titik-titik yang masih mengeluarkan asap.
Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Selain karakter gambut yang kering dan tebal, sumber air berada cukup jauh dari titik kebakaran. Angin kencang dan cuaca panas juga berpotensi mempercepat penyebaran api, sementara medan berupa semak belukar menyulitkan pergerakan personel.
Jarak menuju lokasi kebakaran juga menjadi tantangan. Titik api berada sekitar 8 kilometer dari akses terdekat yang digunakan waktu untuk melakukan penanganan.
Hingga Minggu siang, petugas belum menghentikan operasi. Tim terus menyisir area yang terbakar untuk melakukan pendinginan dan mencegah api kembali membesar.
Penyebab kebakaran belum diketahui. Kepolisian Sektor Pelangiran masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api dan faktor pemicu terjadinya karhutla.
Petugas juga terus berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait dan melaporkan perkembangan penanganan kepada komando atas.
Kondisi tersebut membuat penanganan tidak berhenti pada pemadaman api yang terlihat. Pendinginan menjadi langkah penting untuk menekan potensi munculnya kembali titik api di lahan gambut yang masih panas dan kering.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran