Sertu Dodi Eka Putra dan Tim Gabungan Perketat Pendinginan : Api Karhutla Padam, Asap Masih Mengepul
**PELANGIRAN** — Tim gabungan masih melakukan pendinginan setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sekitar satu hektar lahan gambut di Jalan Lintas SP, Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Minggu, 6 September 2026.
Kebakaran ditangani Babinsa Koramil 10/Pelangiran Sertu Dodi Eka Putra bersama personel dan masyarakat setempat. Meski titik api telah padam, asap masih muncul dan menyebar sehingga tim belum menghentikan proses pendinginan.
“**Titik api sudah padam, namun masih menimbulkan titik asap yang melebar**,” demikian kondisi terakhir yang dilaporkan tim di lapangan, Minggu sore.
Petugas menghadapi medan yang tidak mudah. Lahan gambut yang kering dan tebal membuat api berpotensi kembali menyala di bawah permukaan. Kondisi angin kencang dan cuaca panas turut memperberat proses pemadaman, sementara sumber udara berada cukup jauh dari lokasi.
Tim mengerahkan mesin Robin untuk menyuplai udara melalui jaringan pemadam kebakaran. Selain itu, petugas menggunakan satu alat semprot manual untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan di kawasan semak belukar.
Laporan lapangan mencatat personel yang terlibat mencapai 20 orang, terdiri dari unsur TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat. Mereka berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan api benar-benar terkendali.
Kebakaran terjadi di lahan milik Asnawi, 42 tahun, warga Desa Simpang Lima. Hingga proses penanganan berlangsung, petugas belum memastikan penyebab kebakaran. Tim masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas mengarahkan fokus pada pendinginan. Langkah ini penting untuk mencegah bara di dalam lapisan gambut kembali terbakar dan memunculkan titik api baru.
“**Tim masih melakukan pendinginan**,” demikian laporan kondisi terakhir dari lokasi.
Hingga Minggu sore, penanganan berlangsung aman dan lancar. Petugas tetap menjaga area terdampak karena asap yang masih melebar menunjukkan adanya potensi bara yang belum sepenuhnya padam.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran