Karhutla 8 Hektare Masih Berasap, Babinsa Koramil 10/Pelangiran dan Tim Gabungan Terus Berjuang
INHIL – Tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Kanal 6 Panglor, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (7/9/2026). Kebakaran diperkirakan telah membakar lahan sekitar 8 hektare, sementara sejumlah titik masih mengeluarkan asap.
Babinsa Koramil 10/Pelangiran Kodim 0314/Inhil, Koptu J Manurung, turun langsung bersama personel gabungan untuk mengendalikan kobaran api. Sebanyak 71 orang terlibat dalam penanganan tersebut, terdiri atas satu personel TNI, dua polisi, 12 personel Damkar PT THIP, 21 personel PT GIN, kepala desa, serta 35 warga.
Petugas menghadapi medan yang tidak mudah. Kondisi gambut yang kering dan tebal, semak belukar, sumber air yang berada cukup jauh, serta cuaca panas disertai angin kencang membuat proses pemadaman berlangsung lebih berat. Jarak menuju lokasi kebakaran juga mencapai sekitar 8 kilometer.
Untuk menjangkau titik api, tim menggunakan satu mesin Robin, dua mesin mini striker, tiga nozzle, 23 gulung selang, serta satu unit alat berat PC 100 long arm.
Upaya penanganan dilakukan dengan memperkuat koordinasi antarinstansi, menyemprot area yang terbakar dan melakukan pendinginan guna mencegah api kembali menjalar. Tim juga terus melaporkan perkembangan kondisi di lapangan kepada komando atas.
Hingga Senin, titik api belum sepenuhnya padam. Asap masih terlihat melebar dari sejumlah bagian lahan sehingga tim gabungan melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan.
Lahan yang terbakar diketahui berada di kawasan Kanal 5–6 Sungai Panglor, Dusun Simpang Kiri, RT 42, Desa Tanjung Simpang. Lahan tersebut tercatat milik An Martang, seorang petani.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Pelangiran. Aparat belum menyimpulkan sumber api hingga proses penyelidikan selesai.
Penanganan karhutla dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah munculnya kembali titik api, terutama di tengah kondisi gambut yang kering dan rentan terbakar.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran