Tim Penyuluh Mabes TNI bersama pemerintah kecamatan, aparat dan masyarakat Kuantan Hilir memperkuat
Tim Penyuluh Mabes TNI Gencarkan Edukasi Karhutla di Kuantan Hilir, Dorong Sinergi Cegah Kebakaran
KUANTAN SINGINGI – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus menjadi perhatian bersama dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat hingga masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap bahaya Karhutla, Tim Penyuluh dari Markas Besar TNI melaksanakan sosialisasi di wilayah Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut dipusatkan di Aula Serbaguna Kantor Camat Baserah. Penyuluhan diikuti oleh unsur pemerintahan kecamatan, aparat TNI, para kepala desa, Ketua BPD, tokoh serta perwakilan masyarakat, dan personel Koramil 07/KH.
Tim Penyuluh Mabes TNI yang hadir berjumlah tujuh personel dengan Ketua Tim Kolonel Kes Endro Utomo, didampingi Kolonel Inf Nur Rahmad, Letkol Laut Sigit Wicaksana, Letkol Mar Jon Gustap, Mayor Inf Daru Amin, Mayor Arh Agus Nuryanto dan Mayor Arm Sulkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kuantan Hilir Rahman Candra, S.E., Danramil 07/KH Kapten Arm Hardianto, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Kuantan Hilir, Ketua BPD, perwakilan masyarakat serta anggota Koramil 07/KH.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa. Dalam sambutannya, Camat Kuantan Hilir Rahman Candra, S.E. menyampaikan apresiasi atas kedatangan Tim Penyuluh Mabes TNI yang dinilai menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kuantan Hilir.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik dan pengelola lahan, agar meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat demi menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari ancaman kebakaran.
Sementara itu, Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Kolonel Kes Endro Utomo menekankan bahwa pencegahan harus menjadi langkah utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Ia menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya mencegah kebakaran sejak dini.
“Pencegahan jauh lebih mudah, ringan dan murah dibandingkan upaya pemadaman ketika api sudah meluas. Penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tugas TNI, Polri maupun pemerintah daerah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, materi penyuluhan mengenai Karhutla disampaikan oleh Letkol Laut Sigit Wicaksana. Materi meliputi berbagai hal terkait bahaya Karhutla, faktor penyebab terjadinya kebakaran, upaya pencegahan, hingga tindakan awal yang dapat dilakukan apabila ditemukan adanya titik api.
Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Para peserta terlihat aktif mengikuti kegiatan serta antusias menyampaikan berbagai pertanyaan dan permasalahan yang berkaitan dengan pencegahan Karhutla di lingkungan masing-masing.
Selain memberikan edukasi, Tim Penyuluh Mabes TNI juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan secara langsung kepada lima orang warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Kuantan Hilir.
Kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan dilanjutkan foto bersama. Seluruh rangkaian penyuluhan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar hingga selesai pada pukul 11.30 WIB.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran seluruh elemen masyarakat semakin meningkat sehingga pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, demi menjaga kelestarian lingkungan serta keamanan wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Kodim 0302/Inhu