Babinsa Kawal Fogging Dinkes Pekanbaru, Warga Diajak Aktif Berantas Sarang Nyamuk
Pelda Widi Harianto mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap kegiatan kesehatan masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan di wilayah binaan berjalan dengan aman dan tertib.
Pekanbaru - Babinsa Koramil 02/Kota Kodim 0301/Pekanbaru, Pelda Widi Harianto mengawal dan memonitor kegiatan fogging yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru di kawasan permukiman warga Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pengendalian populasi nyamuk yang berpotensi menjadi penular penyakit, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dalam pelaksanaannya, petugas Dinkes menggunakan perlengkapan pelindung diri, di antaranya seragam lapangan berwarna merah lengkap dengan atribut instansi serta masker.
Petugas kemudian melakukan pengasapan menggunakan mesin fogging di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan penanganan.
Pelda Widi Harianto mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap kegiatan kesehatan masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan di wilayah binaan berjalan dengan aman dan tertib.
"Fogging ini merupakan salah satu upaya untuk membantu mengendalikan nyamuk di lingkungan warga. Namun, masyarakat juga harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tidak hanya mengandalkan fogging," ujarnya.
Menurut Widi, pemberantasan sarang nyamuk juga penting dilakukan secara rutin dengan menjaga lingkungan tetap bersih, menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk serta menghindari adanya genangan air.
Usai kegiatan fogging, Pelda Widi bersama petugas Dinkes Kota Pekanbaru menyempatkan diri beristirahat sekaligus berkomunikasi mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti.
Dalam kesempatan tersebut, pembahasan juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah berkembang biaknya nyamuk melalui kebersihan lingkungan dan pemberantasan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Akmal, salah seorang warga setempat mengapresiasi pelaksanaan fogging di lingkungan permukiman. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat warga lebih waspada terhadap keberadaan nyamuk sekaligus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami berterima kasih karena lingkungan kami mendapat fogging. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat membantu mengurangi nyamuk dan warga juga semakin peduli menjaga kebersihan," ujarnya.
Di tempat terpisah, Danramil 02/Kota Mayor Arm Febrizal mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari kepedulian terhadap kondisi warga di wilayah binaan.
"Kami menginstruksikan Babinsa untuk terus berkoordinasi dan membantu kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Dalam hal ini, pencegahan DBD membutuhkan kerjasama antara pemerintah, petugas kesehatan, aparat kewilayahan dan masyarakat," ujarnya.
Danramil juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan kegiatan fogging, tetapi secara rutin menerapkan pola hidup bersih dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.
Kegiatan fogging berlangsung dengan tertib. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, petugas kesehatan dan masyarakat dalam menjaga kesehatan serta menciptakan lingkungan permukiman yang bersih dan bebas dari tempat berkembang biaknya nyamuk.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 02 Kota