Tim Mabes TNI Gelar Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kecamatan Pelangiran
PELANGIRAN — Tim Mabes TNI menggelar penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pendopo Kantor Camat Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (9/9/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, masyarakat hingga perangkat desa.
Penyuluhan dipimpin Kepala Tim Mabes TNI Brigjen TNI (Marinir) Agus Gunawan Wibisono. Danramil 10/Pelangiran Kapten Inf. Rudi Hartono, Kapolsek Pelangiran Iptu Pol. Iwan Syahputra SH MH, Camat Pelangiran Bapak Bustamin SE MM, Lurah dan Kepala Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Babinsa, RT/RW serta tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam penyuluhan, Tim Mabes TNI menekankan bahwa penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman setelah api muncul. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah paling penting untuk menekan risiko kebakaran meluas.
“Karhutla bukan sekadar bencana alam, melainkan akibat dari kelalaian manusia. Mari kita ubah paradigma dari siaga memadamkan menjadi waspada mencegah,” demikian penekanan dalam kegiatan penyuluhan tersebut.
Peserta juga mendapat pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dan koordinasi lintas sektor dalam mendeteksi potensi kebakaran. Aparat dan masyarakat didorong bergerak cepat ketika menemukan indikasi titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Garis pertahanan utama adalah kepedulian masyarakat dan kesigapan aparat terpadu,” menjadi penegasan utama dalam kegiatan itu.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Setelah sambutan, Tim Mabes TNI menyampaikan materi penyuluhan yang dilanjutkan sesi tanya jawab. Acara kemudian ditutup dengan pemberian bantuan, foto bersama dan penutupan.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Pesan yang dibawa dari kegiatan tersebut tegas: menghadapi karhutla tidak cukup dengan menunggu api muncul. Mencegah sebelum terbakar menjadi benteng pertama yang harus diperkuat bersama.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran