Tim Mabes TNI Cek Tower Pantau Karhutla Bengkalis, Perkuat Deteksi Dini Ancaman Api
BENGKALIS – Upaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara terpadu. Tim Penyuluhan Mabes TNI turun langsung meninjau fasilitas pemantauan Karhutla milik BPBD Kabupaten Bengkalis di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Tower Pantau Karhutla beserta perlengkapannya, yang menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung deteksi dini terhadap potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Tim Mabes TNI yang turun ke lapangan terdiri dari Kolonel Pnb Taufiq E., Kolonel Laut (P) Arif Budi, dan Mayor Inf. Mursyid.
Kehadiran Tim Mabes TNI tidak sekadar melihat fasilitas dari dekat, tetapi juga memastikan sarana pemantauan yang tersedia dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung pengawasan wilayah.
Tower pantau memiliki peran strategis dalam memberikan gambaran kondisi wilayah dari titik ketinggian. Informasi yang diperoleh dari pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penyampaian laporan apabila ditemukan indikasi asap maupun titik api.
Kecepatan mendeteksi berarti kecepatan bertindak. Semakin dini potensi Karhutla diketahui, semakin cepat pula langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Mabes TNI juga berkoordinasi dengan personel BPBD Kabupaten Bengkalis, Danramil, serta Babinsa yang turut mendampingi peninjauan di lapangan.
Sebanyak 16 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari tiga personel Tim Mabes TNI, lima personel BPBD, satu Danramil, dan lima Babinsa.
Peninjauan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI dan unsur penanggulangan bencana daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla. Pengawasan lapangan, kesiapan sarana, komunikasi cepat, serta keterlibatan aparat kewilayahan menjadi mata rantai penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.
Tim Mabes TNI menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kesiapsiagaan bersama. Bukan hanya ketika api telah muncul, tetapi sejak potensi ancaman terdeteksi.
Dari Desa Sepahat, pesan itu kembali ditegaskan: Karhutla harus dicegah sejak dini, dipantau setiap saat, dan ditangani secara cepat melalui sinergi seluruh unsur di lapangan.
Editor :Tim Sigapnews