Danramil 05 Dampingi Tim Mabes TNI Tinjau Tower Pantau Karhutla, Pastikan Pemantauan Tetap Siaga
Bandar Laksamana - Kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kabupaten Bengkalis. Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir mendampingi Tim Penyuluhan Mabes TNI saat meninjau Tower Pantau Karhutla milik BPBD Kabupaten Bengkalis di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tower beserta perlengkapannya yang menjadi salah satu sarana pemantauan wilayah dan mendukung deteksi dini terhadap potensi Karhutla.
Tim Penyuluhan Mabes TNI yang melaksanakan peninjauan terdiri dari Kolonel Pnb Taufiq E., Kolonel Laut (P) Arif Budi, dan Mayor Inf. Mursyid.
Kapten Inf Ucok Doni Samosir turut memastikan kegiatan peninjauan berjalan dengan baik sekaligus memberikan pendampingan kepada Tim Mabes TNI di wilayah binaannya.
Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir menegaskan bahwa keberadaan sarana pemantauan memiliki peran penting dalam mendukung pencegahan Karhutla.
“Kita tidak boleh menunggu sampai api membesar. Setiap potensi kebakaran harus diketahui sedini mungkin dan segera dilaporkan, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Kapten Inf Ucok Doni Samosir.
Menurutnya, pengawasan wilayah harus dilakukan secara bersama-sama. TNI melalui Babinsa terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah desa, masyarakat serta unsur terkait lainnya untuk menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
“Kunci pencegahan Karhutla adalah kecepatan informasi dan kecepatan bertindak. Tower pantau menjadi salah satu sarana untuk membantu melihat kondisi wilayah, namun hasil pemantauan harus ditindaklanjuti dengan koordinasi dan respons yang cepat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan adanya asap atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau petugas terdekat agar dapat ditangani sebelum meluas,” katanya.
Kehadiran Danramil bersama Babinsa dalam peninjauan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara aparat kewilayahan dengan unsur penanggulangan bencana.
Kapten Inf Ucok Doni Samosir menambahkan, Babinsa akan terus berada di tengah masyarakat untuk memantau perkembangan situasi wilayah sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya dan pencegahan Karhutla.
“Babinsa merupakan bagian dari mata dan telinga satuan di wilayah. Karena itu, setiap perkembangan di lapangan harus segera diketahui dan dilaporkan. Kita ingin setiap potensi Karhutla bisa dicegah sebelum menjadi bencana yang lebih besar,” pungkasnya.
Peninjauan Tower Pantau Karhutla di Desa Sepahat menjadi bagian dari langkah bersama untuk memperkuat sistem deteksi dini dan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.
Dari menara pemantauan hingga ke tengah permukiman warga, pengawasan terus diperkuat. Api harus dicegah sebelum membesar, dan keselamatan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.(Ramil05BB)
Editor :Tim Sigapnews