Tim Mabes TNI Tinjau Sumur Bor Karhutla, Karya Kodim 0303/Bengkalis Jadi Andalan Hadapi Ancaman Api
BENGKALIS – Tim Penyuluhan Mabes TNI terus memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Riau. Pada Minggu, 20 September 2026, Tim Mabes TNI meninjau langsung salah satu fasilitas pendukung penanganan Karhutla berupa sumur bor di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan tersebut dipimpin Tim Penyuluh Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Pnb Taufiq E., Kolonel Laut (P) Arif Budi, dan Mayor Inf. Mursyid.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan sarana sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya ketika terjadi kebakaran di wilayah yang membutuhkan dukungan sumber air secara cepat.
Sumur bor yang ditinjau tersebut diketahui merupakan fasilitas yang dibangun oleh Kodim 0303/Bengkalis sebagai bagian dari langkah nyata memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla sekaligus mendukung kebutuhan air dalam proses pemadaman dan pendinginan apabila terjadi kebakaran.
Kolonel Pnb Taufiq E. bersama tim melihat langsung kondisi sumur bor serta kesiapan fasilitas tersebut. Keberadaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan Karhutla, terlebih kondisi lahan dan cuaca di Riau dapat berubah dengan cepat sehingga kesiapan sarana harus dipastikan sebelum api muncul.
Kolonel Pnb Taufiq E. menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi harus dimulai dengan membangun kesiapan sarana, personel serta koordinasi di lapangan.
“Karhutla tidak mengenal waktu dan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, kesiapan harus dibangun sebelum api muncul. Sarana seperti sumur bor ini harus dipastikan kondisinya dan dapat dimanfaatkan dengan cepat ketika dibutuhkan,” ujar Kolonel Taufiq.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur di wilayah, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, MPA hingga masyarakat.
Menurutnya, keberadaan fasilitas sumber air akan semakin maksimal apabila didukung dengan kepedulian masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun asap.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Bengkalis. Kodim 0303/Bengkalis terus mendorong kesiapan sarana dan personel di wilayah sebagai bentuk kehadiran TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dengan kesiapan sumber air yang memadai, respons terhadap kejadian Karhutla diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga api tidak berkembang dan meluas. Langkah pencegahan, deteksi dini, pelaporan cepat serta penanganan bersama menjadi kunci untuk menjaga wilayah Riau tetap aman dari ancaman Karhutla.
Editor :Tim Sigapnews