Tim Penyuluhan Karhutla Cek Embung dan Kanal, Pastikan Ketersediaan Air di Wilayah Rupat
Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kodim 0303/Bengkalis. Pada Minggu, 13 September 2026, Tim Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla dari Mabes TNI bersama jajaran Kodim 0303/Bengkalis melaksanakan pengecekan embung dan kanal di wilayah Kelurahan Pergam, Kecamatan Rupat.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi serta ketersediaan sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan. Keberadaan embung dan kanal dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung respons cepat di lapangan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bagi proses pemadaman.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Tim Penyuluh Mabes TNI yang terdiri dari Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi, Kolonel Tek I Wayan Joni, dan Mayor Inf Sugiyanto.
Dalam pelaksanaannya, tim didampingi oleh personel Kodim 0303/Bengkalis sebanyak enam orang yang dipimpin Danramil 04/Rupat Lettu Inf Budiansyah Saragih. Turut hadir Lurah Pergam Tarmizi, perwakilan Kapolsek Rupat Bripka Odwin, Ketua LAMR Kecamatan Rupat Datuk Ismail, serta unsur RT/RW Kelurahan Pergam.
Kegiatan juga melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya BPBD Kecamatan Rupat sebanyak enam orang, Linmas Kelurahan Pergam empat orang, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Pergam sebanyak lima orang.
Selain memastikan kondisi sumber air, pengecekan ini menjadi bagian dari langkah mitigasi untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla. Kondisi embung dan kanal yang terpantau dengan baik diharapkan dapat mempercepat mobilisasi pemadaman apabila terjadi kebakaran.
Keterlibatan masyarakat melalui Linmas, MPA, RT/RW, serta unsur pemerintah dan aparat keamanan juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan Karhutla yang terpadu.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat kepolisian, BPBD, dan masyarakat terus diperkuat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus menekan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Rupat.
Pencegahan Karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga memastikan kesiapan sumber daya, sarana, dan masyarakat sebelum bencana terjadi.
Editor :Tim Sigapnews